Whoooooooooooooooooooooooaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!! (naon deui)
Hari ini adalah hari dimana gue masuk sekolah (lagi) setelah sebelumnya gue gak masuk gara-gara sakit geje biadab itu. Ya mendingan masuk sekolah gitu yah daripada ngejedog di rumah minum juice korma lagi juice korma lagi gabanget deh. Jadi setelah masuk kelas yaudah gue masuk aja, lempeng aja gitu ga ada perayaan+panggung dangdutan buat gue (yaiyalah ngapain juga lu kira kawinan). Awas aja ya kalo lu pada sakit gue gak sudi nengokin lu semua (apeu).
Lanjuuuuuuuuuuuuuuut, bayangin yah jam pertama udah dihadapkan aja dengan FISIKA which is gue belum ikut ulangan momentum impuls aaaaaaaaaaaaaaargh BT banget yaudahlah dengan bekal ilmu pengetahuan fisika yang seadanya gue maju ke depan bermaksud ikut susulan (sok bisa banget).
Yaudah gue nanya aja ke ibu guru nya:
Gue: Hm Hm Bu kemarin saya belum ikut ulangan bisa ikut susulan sekarang
gak?
Ibu: Oh yaudah. Tunggu.
Gue ngambil buku dan kotak pensil. Gue maju ke depan lagi.
Ibu: ayo ikut ibu.
Gue: kemana bu ah cari saja pria yang lain (yaenggaklah).
Ibu: Ke laboratorium.
Gue: WHOOOOOOOOOAAAAAAAAAAAA!
Ibu: groak.
Percakapan kita terhenti. Waktu ikut berhenti. Anak anak sekelas menggelinjang dan tampak gembira dan tersenyum (dasar monyet lu pada haha). Seorang saya. Bayu Indrajit. Ulangan Fisika sendirian di laboratorium. Dan yang anjingnya itu yah lab. Fisika itu ada di lantai 2 yang mana sepiiiiiiiiiiiiiiiiii banget. Arrrrrrrrrrrrrrrgh bener-bener perasaan gue udah mulai kacau balau dan berkecamuk seakan akan ingin gue limpahkan saja tugas berat ini kepada teman sebangku gue yaitu Henrian. Namun itu tidak bisa (yaiyalah gue yang susulan masa dikerjain ma orang lain). Wah ingin rasanya sangsakala ditiupkan detik itu juga (amit”).
Setelah sampai lantai 2 yang ada cuman si tukang ngepel jahanam yang ngehalangin gue lewat.
Tukang: Mau kemana?
Gue: LabFis
Tukang: Muter aja
Gue: ANJINGBABISETANGUESUMPAHINLOJADPERJAKATUASEUMURHIDUP (dalam hati)
Gue: Mang pirage 3 langkah lagi nyampe masa harus muter.
Tukang: Ini lagi ngepel.
Gue: IYA GUE JUGA TAU LU LAGI NGEPEL HAH MAU GUE BANTUIN? SANA
KERJAIN ULANGAN FISIKA GUE BEUL! (dalam hati)
Gue: (tampang jutek. Muka merah. Rambut halus dan bersinar(apeu)) Pergi aja.
Dengan terpaksa gue muter aja yang naujubilah jauhnya (biasa aja padahalmah). Masuk di Lab belum ada siapa-siapa. Gue duduk aja di kursi paling belakang paling deket pintu da sieun banget gituloh. Beberapa detik kemudian si ibu datang.
Ibu: Hm mana ya soalnya hm.
Gue: (tampang tolol)
Ibu: Oh yang itu aja. Yang soal D aja itu di papan yang paling pojok.
Gue: (Jleeebh kirain si ibu bawa soal anjiss masa gue harus duduk paling depan sih
walaupun gue bawa kacamata tapi manalah terlihat tulisan segede kutil itu dari belakang)
Ibu: Ibu tinggal kalau udah ke bawah aja. Oh itu buku apa? Fisika bukan?
Gue: Eh eh iyah eh bu buku latihan fisika (tampang tolol)
Ibu: Siniin!
Gue: WHOAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!
Ibu: (melenggang keluar labFis)
Itulah akhir cerita ini. Dan gue mengerjakan soal fisika seperti tidak merasakan apa apa. Lemas dan tak bertenaga.






1 komentar:
hahaha. bagus2. emang susah ya ulangannya ?
akhirnya dikerjain gaa ?
hehe :D
Posting Komentar