Apakah setiap kita mempunyai kembaran di dunia ini?
Kalo gue yang ditanya, ini jawaban gue: BANYAAAK!
Dan tentu saja gue selalu menyangkal setiap tuduhan “he-looks-like-you”. Itu manusiawi kan? I mean no humans in the world will be “fucking-cheerful” if they are compared with others. Kecuali, kalo gue dimirip-miripin sama Brad Pitt (Hah? Jaman boo) dan lu mirip amoeba, itu gue setuju. Banget.
But, the real life is not as sweet as our imagination. Terutama gue. Gue pernah (Sering banget malah) dikatain muka pasaran. Oh hell no, there is no one in the world who has an identical-face to others. Dan gue udah paling benci kalau ada orang ngomong gini “Eh, Bay lu mirip si XXXX!” itu bahkan lebih buruk daripada “Si XXXX mirip lu yah!”. Kampret!
Oke apapun namanya gue paling benci dibanding-bandingin. Bahkan gue pernah nangis dan mengunci diri di mobil (Inimah emang mobilnya aja yang ngunci sendiri terus gue gak bisa keluar) gara-gara dikatain muka gue mirip sama sodara mamah gue. Oh please, sodara sendiri gitulooh! Apalagi sama orang lain.
Dan kenapa sih harus banyak yang mirip gue? Termasuk-anak-kelas-satu-yang-kata-gue-sih-ga-ada-mirip-miripnya. Ataukah mereka hanya berusaha tampil semirip mungkin dengan gue, hanya karena gue adalah seorang superstar (Apaan sih?)? Oh kalau begitu ini tidak boleh terjadi. Dan kalau ada orang yang seperti itu, gue ga akan ragu untuk merajam orang itu sampai mati (Sadis amat).
Oh oke, mungkin itu terlalu sadis. Tapi itu hanya sebuah pembelaan terhadap muka-gue-yang-merasa-sedih-ini-karena-sering-dibanding-bandingkan. Oh helloo! Gue mungkin akan sedikit terbuka kalau ada orang yang ngomong gini “xSENSORx” dan gue akan dengan senang hati menjawabnya “Oh masa sih? I think your mom is kinda nice and smells good!”. Tapi please deh, kalo masalah muka. Muka gue satu-satunya di muka bumi ini.
Yeah, as usual I'm great today!
Have a dirty night, bitch! Yehaa a-h-a and agogo guys!
BAYU (JANGAN SAMPAI) OPERASI PLASTIK!!!
Kalo gue yang ditanya, ini jawaban gue: BANYAAAK!
Dan tentu saja gue selalu menyangkal setiap tuduhan “he-looks-like-you”. Itu manusiawi kan? I mean no humans in the world will be “fucking-cheerful” if they are compared with others. Kecuali, kalo gue dimirip-miripin sama Brad Pitt (Hah? Jaman boo) dan lu mirip amoeba, itu gue setuju. Banget.
But, the real life is not as sweet as our imagination. Terutama gue. Gue pernah (Sering banget malah) dikatain muka pasaran. Oh hell no, there is no one in the world who has an identical-face to others. Dan gue udah paling benci kalau ada orang ngomong gini “Eh, Bay lu mirip si XXXX!” itu bahkan lebih buruk daripada “Si XXXX mirip lu yah!”. Kampret!
Oke apapun namanya gue paling benci dibanding-bandingin. Bahkan gue pernah nangis dan mengunci diri di mobil (Inimah emang mobilnya aja yang ngunci sendiri terus gue gak bisa keluar) gara-gara dikatain muka gue mirip sama sodara mamah gue. Oh please, sodara sendiri gitulooh! Apalagi sama orang lain.
Dan kenapa sih harus banyak yang mirip gue? Termasuk-anak-kelas-satu-yang-kata-gue-sih-ga-ada-mirip-miripnya. Ataukah mereka hanya berusaha tampil semirip mungkin dengan gue, hanya karena gue adalah seorang superstar (Apaan sih?)? Oh kalau begitu ini tidak boleh terjadi. Dan kalau ada orang yang seperti itu, gue ga akan ragu untuk merajam orang itu sampai mati (Sadis amat).
Oh oke, mungkin itu terlalu sadis. Tapi itu hanya sebuah pembelaan terhadap muka-gue-yang-merasa-sedih-ini-karena-sering-dibanding-bandingkan. Oh helloo! Gue mungkin akan sedikit terbuka kalau ada orang yang ngomong gini “xSENSORx” dan gue akan dengan senang hati menjawabnya “Oh masa sih? I think your mom is kinda nice and smells good!”. Tapi please deh, kalo masalah muka. Muka gue satu-satunya di muka bumi ini.
Yeah, as usual I'm great today!
Have a dirty night, bitch! Yehaa a-h-a and agogo guys!
BAYU (JANGAN SAMPAI) OPERASI PLASTIK!!!






Tidak ada komentar:
Posting Komentar