Selasa, 21 Oktober 2008

Deskmates!

1. Do you love your deskmate (as friend)?
2. Do you love your deskmate (as bitch)?
3. Do you want to kill your deskmate?
4. Do you want to give pregnant your deskmate?
5. Do you want to know your deskmate's mother's name?
6. Do you want to fu*ck your deskmate's maid?

Oh gosh, there are many questions about your fuckin' deskmate. Why did God Almighty create them? Mengapa? Hah, mengapa! Mengapa Tuhan menciptakan mereka? Mengapa Tuhaaaan?! *teeeeeng* Akankah deskmate kita memberikan kehangatan pada jiwa dan tubuh kita? Saling berbagi meja tanpa harus ada perasaan benci diantara kita? (Oh stop!) Akankah deskmate kita mencuri penghapus dan perabotan tulis kita lainnya? Akankah dia menyembunyikan sepatu kita lalu seolah-seolah tidak tau apa-apa hanya untuk menggoda kita? That's sick.
Selama kurang lebih 11 tahun menjelajahi dunia pendidikan Indonesia, gue amat sangat tahu dan ahli dalam bidang perwatakan-teman-sebangku. Apakah dia tipe seorang pemarah, pemalu, pedendam, dermawan, pencumbu, ganas di ranjang, pesolek atau apapun gue bisa tau. Hanya dari jari-jari tangannya kita sudah bisa tau! Ya, dari JARI-JARI TANGANNYA! Gue gak akan kasih tau caranya disini karena itu sudah menjadi warisan keluarga turun-temurun. Gue tidak akan membocorkan warisan keluarga itu. Itu amat sakral pembaca.

Mamah gue pernah bilang gini "Bay, jangan temenan sama orang yang jari-jarinya
panjang. Itu berarti dia suka mencuri." Oh hello mom! Liat jari-jari tangan
anakmu tercinta ini, kurang panjang apalagi coba? Dan harusnya orang yang suka
mencuri itu tangannya yang panjang bukan jarinya, Mamah...

Oke pembaca (fans lebih tepatnya), gue akan membeberkan beberapa rahasia temen sebangku gue (hahaha. ember anjiiis). Ya engga dong ah, gue gak akan ngasih tau kalo si Eki Ferdian itu ternyata suka sama si XXX dan telah berbuat mesum dengannya. Walau pun gue dikasih sejuta rupiah, gue gak akan ngasih tau siapa itu XXX dan mesum-yang-bagaimana-itu. Oh oke, jadi jangan harap gue akan ngasih tau (bikin penasaran gak sih?).
Next, deskmate SMP gue ada dua orang. Kelas 7 deskmate-an sama Eky Ferdian, kelas 8 deskmate-an sama M. Adlan Juliansyah, kelas 9 deskmate-an sama si Eky lagi. Both of them are gorgeous!
Mari kita bergunjing mengenai Eky saja. He is so unique all the way we look at. Si Eky ini mempunyai diameter kepala yang lebih besar dibanding diameter planet Jupiter (lebay boo). Gak sebesar itu juga sih (yaiyalaah) tapi kepala sama badan benar-benar tidak proporsional. Oh itu mungkin sudah menjadi trend di kalangan keluarganya (apaan sih?). Ini diperparah oleh gue yang suka menjedukan kepalanya si Eky ke tembok sehingga sering bocor (lo kira ban mobil apa?). Si Eky ini mempunyai sense-of-humor yang begitu besar, meluap-luap dan sering tak terbendung. Hasilnya: Gue jadi benar benar bodoh dan gak ngerti apa-apa waktu kelas 9.
He was so good and kinda nice at behavior. Ya orang yang bener-bener baik, gak pelit yah pokoknya mah rame lah orangnya! Kita (biasanya bareng si Hasby dan additional player) sering ke KFC hanya untuk memesan paket goceng dan bermain poker sampai puas. Ya, kita memesan paket goceng seharga Rp 5500,- dan bermain poker seperti di rumah sendiri a.k.a lamaaa banget! Kampungan banget kan? Setelah SMA, kita juga terpisah. Gue ke Ujungberung sedangkan dia ke Cihampelas (I mean, Pasundan 2 yaa bukan SMAN 2).
Next, sekarang SMA. Deskmate gue di SMA ini, hmmm...ya not-so-bad lah. Gue udah berganti temen sebangku dua kali. Dua orang. Kita panggil saja mereka Bawang dan Melati (entah mengapa gue jadi inget korban pemerkosaan). Of course, si Bawang dan Melati ini adalah dua orang laki-laki muda dan berbakat (dalam games). Sungguh aku sudah tidak dapat berkata-kata lagi (ini gue bener-bener speechless mau ngomongin apa tentang mereka). Intinya mereka: Baik. *teeeeeng*

Oh oke, as usual I'm great today.
But something which was embarrassed happened on chemistry subject.
But it was generally fine.

Good night. Have a dirty night, bitch.
Love.

ME VS MY DESKMATE. WHO WINS?

Tidak ada komentar: